Arsip Tag: ICT

Cara mudah menghindari konten negatif di Internet dengan DNS resolver Nawala Project

Salah satu cara yang lumayan mudah untuk meminimalisir (ingat hanya meminimalisir!!!) konten buruk internet, khususnya untuk anak-anak, adalah dengan memanfaatkan DNS resolver Nawala Project.

Menggunakan Nawala adalah sesederhana mengganti DNS di komputer, jaringan atau sistem kita ke DNS Nawala, yaitu : – 203.34.118.10 (primary) – 203.34.118.12 (secondary.

Dan yang lebih menyenangkan DNS filtering Nawala Project ini sekaligus akan melindungi komputer anda dari phising site, malware site, adsense site, situs judi dan illegal content berbahaya lainnya.

Nawala ini diprakarsai oleh teman-teman AWARI, hmm berikut sekilas info dari websiteny;

Nawala Project adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif.  Nawala Project secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.

Perlindungan pengguna, terutama anak-anak menjadi perhatian utama Nawala Project. Dengan adanya layanan ini diharapkan Internet dapat menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Indonesia untuk mempercepat kemajuan serta kesejahteraan.

Layanan ini sejak awal dirancang untuk menerima masukan langsung dari komunitas internet dan Masyarakat Umum yang menjadi pengguna layanan. Masukan inilah yang ditelaah oleh Tim Nawala Project untuk menentukan apakah sebuah situs layak di filter atau tidak.

Akan tetapi sebagaimana ditulis diatas, Nawala ini lebih diperuntukkan untuk sebatas meminimalisir khususnya untuk anak-anak, sedangkan untuk orang yang sudah dewasa/mengerti sedikit utak atik komputer, penekanan lebih pada kemauan, intinya pengendalian diri .. (jadi ingat ceramah populer jaman dulu hehe..). Toh jangankan yang simple seperti ganti DNS pada Nawala Project ini, komputer digembok+dirantai+diceburin ke dasar lautan (LEBAII !! hehehee)  juga, masih bisa tembus kalo orangnya yang memang mau.

Akhir kata, semoga Allah Subhanawata’ala memberi balasan yang lebih baik, kepada semua teman-teman di Nawala Project yang telah  ikhlas *beneran ikhlas kan ? :D* berkontribusi untuk membuat internet jadi tempat yang lebih nyaman :).. (Aminn)

Tranzda Hp DualMode berbasis Linux, pernah dengar gak?

Kalo belum pernah dengar, sama aja hehe, saya juga baru tau kemarin waktu baca koran Sriwijaya Post, lihat iklannya yang tidak begitu besar dan bukan di halaman strategis, hmmm isi iklannya kira-kira begini “Tranzda Smartphone Dual Mode GSM dan CDMA berbasis Linux”.

Tranzda

gambar dicomot dari sini

Walaupun sebenarnya Hp berbasis Linux sudah cukup banyak seperti Motorola, tapi lumayan juga ada pemain betul-betul baru *cmiiw, atau udah lama cuman Bair saja yang tidak gaul?* dalam dunia persilatan ICT. Karena penasaran akhirnya malam ini Bair keliling-keliling cari info tentang si Tranzda ini, dan akhirnya saya menemukan website Tranzda yang berbahasa Inggris dan China.

Shen zhen Tranzda Mobile Co., Ltd. is a high tech enterprise which is specialized in smart phone production, ID/MD design, hardware, software and operating system (LINUX OS) development.

China? ya.. jelas pakai bahasa China (Mandarin ya?) karena Tranzda ini memang perusahaan dari negeri tirai bambu sana, negara yang produksinya karena kebanyakan murah sering langsung kita cap imitasi atau semacamnya. Padahal kita tahu bahwa penyebab barang-barang China bisa murah salah satunya didongkrak oleh nilai tukar mata uang Yen yang memang sengaja dipasang lebih rendah dari mata uang lain, sehingga kalau ditransfer ke mata uang lain jadinya bisa murah banget.

Ngomong-ngomong tentang produk China, jadi ingat salah satu teman yang sempat antipati sama produk China :), katanya mutunya kelas 2 lah dsb heheh, tapi pas beli laptop ternyata laptopnya Lenovo hehehe..

Dalam kasus Tranzda yang menggunakan teknologi berbasis Linux ini tambah lagi penghematan terutama di biaya risetnya, dimana dengan FOSS Tranzda setidaknya tidak perlu lagi mengirim upeti untuk mendapatkan spesikasi standar ke pihak yang punya teknologi, serta bisa memangkas siklus riset dimana tinggal melanjutkan dan tidak mulai betul-betul dari Nol.

Intinya cuman kagum aja, dan jadi termotivasi untuk mengejar mimpi membuat perangkat-perangkat embedded berbasis Linux dan Free and Open Source Software (FOSS). Emang FOSS bikin persaingan di dunia teknologi informasi jadi lebih asyik ;).

nb: Bagi yang mau tahu lebih tentang produk Tranzda, bisa lihat bahasan di LinuxDevice.com.

[Butuh Masukan Info] ‘Hot Offering’ Internet dari Telkomsel

Baru aja baca email dari teman, intinya ngabarin kalau ada tawaran menarik berupa IM3- internet murah, meriah ,mencret dari Telkomsel;

Hot Offering

Untuk memperingati Ulang Tahun TELKOMSEL ke 13 pada 26 Mei 2008, TELKOMSEL melalui produknya TELKOMSELFlash memperkenalkan 1 varian paket barunya : PAKET UNLIMITED !

PAKET UNLIMITED ini TIDAK mengenal batasan waktu, batasan kapasitas, ataupun pengenaan biaya kelebihan pemakaian yang pada umumnya digunakan. Anda dapat menjelajahi dunia maya dengan nyaman tanpa perlu khawatir tagihan Internet Anda meledak.

[…]

So, bagi yang udah sempat coba, pengamat Teknologi Informasi, pegawai Telkomsel, penjaga counter handphone .. atau siapapun dikau, tolong sharing info atau review-nya dong ?!