Arsip Tag: Free and Open Source Software

Ketemuan KPLI Palembang Bulan Februari

Seperti biasa pada hari Minggu terakhir di tiap bulannya, KPLI Palembang mengadakan ketemuan bulanan. Materi bulan ini adalah “Bekerja dengan CLI di Linux” yang dibawakan oleh Muhammad Subair.

Berikut beberapa foto yang didokumentasikan Wanda.

Sharing Multimedia di GNU/Linux Ubuntu – Belajar Bareng Ubuntu Bulan Desember

Sharing Ubuntu Desember 2009 (Idrus jaket hijau kedua dari kanan)

Sharing Ubuntu Desember 2009 (Idrus jaket hijau kedua dari kanan)

Sesuai yang sudah diumumkan, pada hari Minggu kemarin kita ketemuan lagi untuk sharing tentang GNU/Linux Ubuntu serta segala sesuatu berkaitan dengan Free/Open Source Software (F/OSS), yang kali ini membahas seputar Multimedia di Ubuntu dibawakan oleh Idrus Fadhli.

Saya coba singkat beberapa poin penting tentang multimedia. Sebagaimana sudah mahfum semua orang tahu bahwa multimedia ini adalah salah satu titik kelemahan GNU/Linux, khususnya jika perbandingannya tidak melihat unsur kebebasan pengembangan dan harga dari perangkat lunak pendukung :D. Akan tetapi ternyata penyakit dari umumnya kita di Indonesia ini, sudah terbiasa dimanja bajakan dengan segala alasan khususnya efisiensi kerja, padahal belum coba eksplorasi semua perangkat lunak yang bersifat F/OSS.

Beberapa yang disharing oleh Idrus, untuk multimedia yang bisa digunakan di Ubuntu sudah banyak, semisal;

Dari semua yang diatas, terus terang yang saya baru tahu adalah Multimedia Center xbmc *kemana aja lu Ir? hehehe*, nah itulah gunanya sharing … 😀

Pengumuman Belajar Bareng Linux Ubuntu Bulan Desember 2009

Untuk teman-teman komunitas Ubuntu SumSel. Insya Allah, pada hari Minggu tanggal 27 Desember 2009, kita akan ketemuan rutin sharing bulanan Ubuntu. Adapun detail acaranya adalah sebagai berikut;

Tempat: Guyub – Jl. KHA Dahlan No. 74 – Palembang

Hari/Tanggal: Minggu/27 Desember 2009

Waktu: Pukul 16.00 WIB (4 sore)

Pemateri: Idrus Fadhli

Materi: Multimedia di GNU/Linux Ubuntu

Demikian penyampainnya, diharapkan bagi teman-teman yang membaca blog ini menyampaikan ke temannya yang lain.

Pengerjaan Warnet Linux Prabumulih II

Hari Selasa dan Rabu kemarin, Guyub dibantu teman-teman komunitas (Arie, Satrio, Ridho dan Teddy) ke Prabumulih untuk ngerjain instalasi ulang jaringan warnet Linux di Prabumulih.

Detail pekerjaanya adalah memindahkan ulang seluruh jaringan dan komponen pendukung warnet ke tempat baru + instalasi dan setting 3 klien baru + check up dan update system aja.

Berikut beberapa oto kronologisnya;

Yuk belajar dari Komunitas Blogger

Komunitas teknologi yang sangat menonjol dan aktif saat ini adalah komunitas blogger, setidaknya paling banyak kegiatan dan terekspos dibanding komunitas-komunitas nirlaba lain termasuk komunitas Free Open Source Software/Linux yang lebih dulu mucul *cmiiw*.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Hmm.. pengamatan *sok tahu* Bair dari ikut dan mengamati baik komunitas FOSS/Linux dan blogger adalah keuntungan komunitas blogger yang dihuni oleh berbagai background orang dan tentu saja berbagai macam keahlian yang tidak terpusat pada latar belakang teknis blog yang masuk ranah Teknologi Informasi (TI).

Dengan perkembangan internet, blog dan TI secara umum, kecakapan teknis bukanlah salah satu pertimbangan penting untuk gabung ke komunitas blogger saat ini. Sekarang siapapun bisa menjadi blogger tanpa harus tahu cara membuat blog atau mempunyai cukup uang untuk membeli jasa pembuatan blog. Blogger-blogger pemula pun tidak sungkan untuk ikut bergabung dan aktif di komunita-komunitas blogger yang tersebar di berbagai kota.

Sehingga tidak jarang spesialisasi sangat berjalan efektif dan efisien di komunitas blogger, dimana ketuanya betul-betul pengalaman memimpin, humasnya jago nulis *ya iyyallah kan blogger hehe*, untuk urusan teknis stok banyak, mau nyari yang jago desain gak kalah banyak, marketing juga tinggal manfaatkan link anggota yang tersebar dimana-mana, dan yang tidak kalah penting anggota penggembira yang siap meramaikan dan membantu kegiatan yang ada.

Hal ini harusnya bisa juga terjadi di komunitas FOSS, dimana sekarang aplikasi-aplikasi FOSS sudah sangat tangguh dan mudah, sehingga pemakainya pun menyebar dimana-mana. Sebut saja aplikasi-apalikasi FOSS seperti Linux, Firefox, Open Office, dll, termasuk tentunya WordPress yang merupakan engine blog paling populer saat ini.

Di komunitas FOSS Bair lihat umumnya masih terjebak dari sisi teknis semata, bahkan kesan yang muncul membuat teman-teman yang walaupun tertarik dengan FOSS dan juga sudah menggunakannya kalau merasa belum jago betul masih belum PD untuk bergabung.

Hmmm apa anak-anak komunitas FOSS emang rata-rata geek, introvert, atau masih terpengaruh dengan pola pendidikan di negara kita yang masih menganut dikotomi dan diskriminasi bidang sosial dan science?