Arsip Tag: aktivis Linux

Yuk belajar dari Komunitas Blogger

Komunitas teknologi yang sangat menonjol dan aktif saat ini adalah komunitas blogger, setidaknya paling banyak kegiatan dan terekspos dibanding komunitas-komunitas nirlaba lain termasuk komunitas Free Open Source Software/Linux yang lebih dulu mucul *cmiiw*.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Hmm.. pengamatan *sok tahu* Bair dari ikut dan mengamati baik komunitas FOSS/Linux dan blogger adalah keuntungan komunitas blogger yang dihuni oleh berbagai background orang dan tentu saja berbagai macam keahlian yang tidak terpusat pada latar belakang teknis blog yang masuk ranah Teknologi Informasi (TI).

Dengan perkembangan internet, blog dan TI secara umum, kecakapan teknis bukanlah salah satu pertimbangan penting untuk gabung ke komunitas blogger saat ini. Sekarang siapapun bisa menjadi blogger tanpa harus tahu cara membuat blog atau mempunyai cukup uang untuk membeli jasa pembuatan blog. Blogger-blogger pemula pun tidak sungkan untuk ikut bergabung dan aktif di komunita-komunitas blogger yang tersebar di berbagai kota.

Sehingga tidak jarang spesialisasi sangat berjalan efektif dan efisien di komunitas blogger, dimana ketuanya betul-betul pengalaman memimpin, humasnya jago nulis *ya iyyallah kan blogger hehe*, untuk urusan teknis stok banyak, mau nyari yang jago desain gak kalah banyak, marketing juga tinggal manfaatkan link anggota yang tersebar dimana-mana, dan yang tidak kalah penting anggota penggembira yang siap meramaikan dan membantu kegiatan yang ada.

Hal ini harusnya bisa juga terjadi di komunitas FOSS, dimana sekarang aplikasi-aplikasi FOSS sudah sangat tangguh dan mudah, sehingga pemakainya pun menyebar dimana-mana. Sebut saja aplikasi-apalikasi FOSS seperti Linux, Firefox, Open Office, dll, termasuk tentunya WordPress yang merupakan engine blog paling populer saat ini.

Di komunitas FOSS Bair lihat umumnya masih terjebak dari sisi teknis semata, bahkan kesan yang muncul membuat teman-teman yang walaupun tertarik dengan FOSS dan juga sudah menggunakannya kalau merasa belum jago betul masih belum PD untuk bergabung.

Hmmm apa anak-anak komunitas FOSS emang rata-rata geek, introvert, atau masih terpengaruh dengan pola pendidikan di negara kita yang masih menganut dikotomi dan diskriminasi bidang sosial dan science?

Iklan

Kamu aktivis Linux yang bagaimana ? :)

Open source is a development methodology;  free software is a social movement.  (Richard Stallman)

Bair yakin banyak yang masih belum betul-betul paham perbedaan dan persamaan antara Open Source dan Free Software *termasuk Bair*, boro-boro deh.. tentang Freeware dan Free Software saja masih banyak yang keliru bin bingung.

Bair juga pernah dapat pertanyaan serius (baca: lucu) dari teman, kalau Bair ini aktivis Linux yang bagaimana, khususnya mengenai perbedaan Free Software dan Open Source, dan juga menyangkut perbedaan pendapat Richard Stallman yang ingin bahwa Linux harus menggunakan semua aplikasi free software, dan Linus Torvald yang menerima aplikasi propietary dibuat untuk Linux?

Jawaban Bair sih, terus terang dari baca sekilas tulisan berkaitan dengan ini, masing-masing punya alasan sendiri, dan memang sudut pandang keduanya sedikit berbeda, walaupun sama-sama dari sisi aktivis pengembang. Selain itu Bair juga gak bisa memastikan apa tujuan akhir/utama keduanya, apalagi menganalisis apakah langkah/sikap mereka betul-betul efektif dan efisien gak untuk memperoleh tujuan akhirnya itu.

Sedangkan kalau Bair sendiri dari sisi murni pengguna sih senang-senang aja kalau makin banyak aplikasi pendukung Linux entah itu FOSS ataupun propietary *egois mode ON :D*, asalkan aplikasi ini hanya fitur tambahan dan bukan inti dari Linux tentunya.

Orang pakai Windows saja Bair masih menganjurkan kalau itu memang yang paling bijak untuk dia saat ini kalau memang itu solusi terbaik untuk kebutuhannya, dan tentunya dia mampu beli sehingga legal a.k.a tidak mencuri bin membajak.

Sekali lagi harus dilihat keadannya juga, jangan sampai hanya karena malas belajar dan alasan lainnya, sehingga kebutuhan ngetik dan main Solitaire harus bajak atau kalau beli lisensi ngambil dari uang rakyat, sementara sudah ada Linux yang tidak hanya lebih aman dari virus dan  lebih murah, akan tetapi lebih besar dari itu juga mengurangi ketergantungan kita ke pihak luar.

Sedangkan untuk perbedaan prinsipil Open Source dan Free Software sendiri Bair lebih condong netral, makanya lebih suka menggunakan FOSS, FLOSS tau F/OSS untuk tetap mengakomodasi keduanya.

Intinya sih sebagaimana tertulis di aturan pakai blog ini semua itu toh rumusan akal manusia, yang tidak selalu benar dan sempurna, dan tidak ada juga yang maksa kita untuk terima salah satu atau kedua-duanya secara bulat.

FOSS menurut Bair hanyalah salah satu wasilah/jalan untuk bisa memberikan sumbangsih dalam berjuang bersama-sama mewujudkan dunia yang lebih baik (dimulai dari diri sendiri :D ) melalui bidang Teknologi Informasi (TI) yang Bair coba geluti.

Btw, gimana menurut kalian?

nb: Tidak ada maksud  menimbulkan flame, tapi jujur hanya ingin sharing.