Perihal Ide di Dunia Perangkat Lunak

Wah sudah lama bener blog ini tidak diupdate, saking lamanya tidak kesini, tadi sampai nyasar naik angkot beberapa kali🙂. Hmm.. sebenarnya sih, saya masih juga nulis di beberapa tempat, seperti di blog kantor tentang penggunaan git dengan GUI di GNU/Linux, dan beberapa email (ya iyyalah :D).

Tentang kesibukan lain di luar pekerjaan rutin, belakangan ini selain tentunya tetap menyimak berbagai hal tentang F/OSS, saya juga lagi senang-senangnya belajar segala sesuatu tentang startup, baik yang lokal maupun global, lewat berbagai web dan mailing list. Di berbagai diskusi startup, salah satu isu yang paling sering dibicarakan adalah masalah nilai ‘ide’ (tentunya dalam  sudut pandang Teknologi Informasi terlebih khusus perangkat luinak), dimana ada perbedaan pendapat tentang ide ini, hmm.. ekstrimnya ada yang menganggap ide itu hal yang sangat penting, sakral dan harus hati-hati disimpan, sedangkan disisi lain ada yang menganggap ide itu tidak ada nilainya tanpa eksekusi.

Untuk saya pribadi lebih condong pada penempatan ide sebagai “multiplier of execution” seperti pendapat Derek Sivers;

To me, ideas are worth nothing unless executed. They are just a multiplier. Execution is worth millions.

Explanation:

AWFUL IDEA = -1
WEAK IDEA = 1
SO-SO IDEA = 5
GOOD IDEA = 10
GREAT IDEA = 15
BRILLIANT IDEA = 20

NO EXECUTION = $1
WEAK EXECUTION = $1000
SO-SO- EXECUTION = $10,000
GOOD EXECUTION = $100,000
GREAT EXECUTION = $1,000,000
BRILLIANT EXECUTION = $10,000,000

To make a business, you need to multiply the two.

Jujur saya punya ide startup bareng teman-teman yang menurut saya sangat hebat (hmm.. namanya juga ide sendiri :D), dimana di awal kita berpikir apakah ide ini akan diselesaikan dulu atau langsung dicoba share, dan akhirnya kamipun setuju untuk share, baik itu di komunitas maupun dengan ikut beberapa lomba (yang alhamdulillah belum menang :D), dimana tujuan utamanya adalah untuk testing the water dan mendapat masukan dari berbagai pihak. Jujur dengan ikut dalam kondisi masih dalam pengembangan awal, ada ketakutan peniruan dari ide, tapi kami berpikir walaupun sudah stabil sekalipun tidak ada jaminan untuk tidak terkejar dari yang mencontoh ide kita, dan itu adalah hal yang wajar bahkan disitulah seninya🙂 *asal tetap menghormati hukum dan etika tentunya :D*.

Saya percaya satu-satunya cara terbaik melindungi ide adalah dengan eksekusi yang terbaik.

Oh ya secara legal, ide ini juga masih menjadi perdebatan panjang sampai saat ini, dimana penerapan paten perangkat lunak yang melindungi ide menyangkut perangkat lunak masih belum sama di seluruh dunia. Di Eropa dan termasuk negara kita Indonesia tidak menganut paten software (tapi beberapa paten yang lain ikut), tapi tetap mengakui hak cipta paten, sebab perlindungan paten pada perangkat lunak menurut yang menolak dianggap kontra produktif dengan semangat paten pada bidang lain, seperti pertanian, dll yang mendorong penemuan ide2 baru. Kalau tertarik tentang diskusi ini mungkin bisa mulai dengan baca-baca wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Software_patent_debate .

3 thoughts on “Perihal Ide di Dunia Perangkat Lunak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s