Kok ada yang mau-maunya buat aplikasi terus dibebaskan aja?

Diantara teman-temanku banyak yang masih bingung dan bertanya-tanya, kok ada perusahaan atau profesional yang mau-maunya membuat aplikasi dengan Free Open Source Software (FOSS).

Nah biar efisien, gak perlu jelas-jelasin satu-satu, sekalian aja diposting disini, buat dibaca (dan kalau ada yang salah dikoreksi juga :D) bareng-bareng. Biar lebih enak Bair buat dalam format tanya jawab aja.

To do point banget, dapat uang dari mana nantinya, kalau software itu dibebaskan ?

Dalam filosofi FOSS *sudah banyak sekali infonya ini sebenarnya termasuk dalam blog ini*, kebebasan tidak ada hubungannya dengan uang atau  harga, jadi source-nya boleh terbuka tapi si pembuat  juga boleh menentukan bayaran tertentu untuk ijin penggunaanya (lisensi). Walaupun kenyataannya banyak yang menggratiskan aplikasinya selain juga dibebaskan.

Nah itu kan, banyak yang membebaskan sekaligus menggratiskan, nah mereka dapat apa?

Hehhee… pendapatan tidak harus diperoleh dari biaya pembelian izin menggunakan aplikasi itu kan. Si pembuat aplikasi bisa saja memperoleh pendapatan dari biaya support, biaya kostumisasi, biaya penambahan fitur, training, dll. Hal ini pasti dibutuhkan karena masalah dan keadaan yang akan ditangani oleh aplikasi pasti akan selalu berubah dan bervariasi pada setiap user/klien.

Cara lain bisa juga dengan mengambil keuntungan dari turunan-turunan yang disebabkan oleh aplikasi buatannya, misal kita lihat wordpress.com sekarang salah satunya jualan domain, mengenakan charge untuk modifikasi css, dll. Selain itu bukan tidak mungkin merchandise dari produk itu bisa jadi sesuatu yang bisa menghasilkan, makanya kebanyakan tidak membebaskan trademark dari perusahaan atau aplikasinya.

Oh ya dan ada juga yang bisa melalui sumbangan sukarela dari pemakai.

Tapi kan kadang lebih besar keuntungan dengan langsung menjual lisensi saja?

Itu sih tergantung. Saat membuat aplikasi kan kondisi pembuatnya berbeda-beda. Dengan menggunakan FOSS sangat dimungkinkan untuk membangun aplikasi yang canggih, mature dan sulit dengan hanya mempunyai sedikit modal dan juga tim dalam perusahaan. Sumbangan tenaga development dari komunitas dan pemakai sangat membantu dan ini jelas-jelas menekan cost dan waktu development.

Oh iya salah satu yang juga sangat krusial adalah pemasaran. Dengan FOSS kita bisa mendapat promosi gratis dari komunitas dan evangelist yang ikut memiliki dan telah menggunakan aplikasi kita. Sosialisasi bisa cepat menyebar, user akan dengan senang hati mencoba dan selanjutnya menyebarkan aplikasi kita.

Hmm.. iya juga ya ..

Tidak hanya itu juga sih. Kadang bahkan aplikasi yang dibebaskan ini bisa jadi hanya portfolio dari si pembuat, buat pancingan biar orang lain tahu kemampuan kita dan mengantarkan kita pada proyek/pekerjaan lain yang tidak kalah menguntungkan.

Tapi kalau saya sih senang atas jawaban Linus Torvald, atas pertanyaan seperti ini juga, kira-kira jawabannya  “Apa sebenarnya yang saya cari dalam hidup? Saya sudah hidup cukup dan yang terpenting saya senang dan bahagia dengan berbagi.”

Jadi kesimpulannya kan lumayan banget tu kalau aplikasi kita bisa digunakan, dipelajari dan bermanfaat bagi orang lain, tapi sekalian mendapatkan keuntungan bagi kita ..

Apalagi kalau ditambah nantinya apabila sudah dapat untung banyak, bisa bayar zakat, pajak, CSR, membatu masyarakat sekitar, menciptakan lapangan kerja karena semakin banyak yang disupport pasti berbanding lurus dengan semakin banyaknya tenaga yang terserap (setidaknya dibanding dengan hanya jualan pure jualan lisensi), Ya Nggak???

4 thoughts on “Kok ada yang mau-maunya buat aplikasi terus dibebaskan aja?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s