Instalasi dan Setting Warnet Linux Berbasis Ubuntu oleh Komunitas Ubuntu SumSel

Alhamdulillah, minggu lalu tepatnya tanggal 14 sampai 17 Oktober 2008, komunitas Ubuntu Sumatera Selatan dapat melakukan belajar bareng dalam bentuk praktek langsung mengerjakan sebuah proyek instalasi dan setup warnet berbasis Ubuntu di Prabumulih. Proyek ini sebenarnya menggunakan bendera Guyub, dan diarahkan oleh Mas Agus Syafiudin yang telah pengalaman sebelumnya membuat warnet berbasis Ubuntu. Hitung-hitung selain belajar, sebagian dananya bisa buat uang kas komunitas.

Jadi langsung aja dimulai ceritanya, dimana sesuai waktu yang telah ditentukan (hari Selasa sore tanggal 14 Oktober 2008) teman-teman komunitas kumpul di Indralaya , untuk berangkat bareng naik bis ke Prabumulih. Sampai disana kita tidak langsung ke tempat warnet yang katanya akan diberi nama “Nikita”, akan tetapi melakukan instalasi di tempat Mas Agus, dimana setelah Isya Mas Agus sudah memboyong semua PC klien dan server ke rumahnya untuk diinstal terlebih dahulu.

PC untuk warnet

PC untuk warnet

Karena teman-teman komunitas lumayan banyak (8 orang), dan sekalian belajar setting-setting jadinya teman-teman melakukan instalasi dan setting manual secara beganti-ganti🙂. Sebelumnya sharing terlebih dahulu dan pengarahan dari Mas Agus.

Kumpul rame-rame untuk dapat pengarahan dari Mas Agus

Kumpul rame-rame untuk dapat pengarahan dari Mas Agus

Jadi dari malam hari kita awalnya cari setting terbaik, baru kemudian dilakukan di PC-PC selanjutnya, dimana disini disepakati aplikasi apa saja yang akan ditambahkan (wine, MIRC, gyachi, dll) dan dikurangi (pidgin, evolution, dll), tampilan menggunakan Mac4Lin, dll. Tentunya untuk Quality Assurance (QA) kita bikin check list agar tidak ada yang terlewat.

Zain dan Afgan (Afrie Ganteng) kolaborasi instal salah satu PC

Zain dan Afgan (Afrie Ganteng) kolaborasi instal salah satu PC

Besok siangnya (Rabu, 15 Oktober 2008), setelah semua beres termasuk teman-teman komunitas (baca: sudah mandi, gosok gigi, dll), kita berangkat ke warnet untuk mulai setting PC dan jaringan di habitat aslinya.

Setting luar dalam PC klien

Setting luar dalam PC klien

Instalasi jaringan dilakukan agak lama, soalnya menunggu kepastian dari klien letak pasti semua peralatan dan juga rencana pengembangan warnet yang tentu saja harus diperhatikan, soalnya semua kabel akan dipasang semi permanen menggunakan rel kabel menggunakan pipa rel-U.

Rame-rame ngukur kabel

Rame-rame ngukur kabel

Akhirnya hari ke-2 sudah selesai masalah jaringan, tinggal server saja setelah itu testing. Malamnya teman-teman nginep di warnet, katanya enak ada AC dan pakai karpet hehee.., mana internetnya kenceng jadi karena rata-rata bawa laptop malamnya bisa update dan instal aplikasi dari internet.

Pada hari ke-3 kita sudah lumayan santai, tinggal urusan server saja. Rencananya kita tinggal instal dan setting firewal menggunakan firestarter, dan dilanjutkan dengan instal dan setting billing yang menggunakan BiOS Baliwae. Ketika instal BiOS, PIC-nya sampai sore masih dapat masalah dengan SSH ke klien dari server yang masih terus dimintai password, padahal sudah mengikuti semua tuntunan di manual. Ternyata karena kita menggunakan Ubuntu 8.04 bukan 8.04.1, maka harus dilakukan update dulu, dan betul setelah update dan langkah setting diulang billing sudah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan keinginan.

Zainal dan Udin sedang setting billing

Zainal dan Udin sedang setting billing

Setelah itu tinggal ngenet gratis lagi testing internal di semua klien dan memastikan semuanya jalan, dan sebagai finishing semua klien kita instal bekudancair untuk mempertahankan setting dari tangan-tangan usil🙂. Tinggal keesokan harinya ketika klien datang tinggal User Acceptance Test (UAT), dilanjutkan dengan penjelasan secara umum (user akan ditraining terpisah soalnya).

Dan setelah beres-beres, pulang deh ke habitat masing-masing…🙂, sampai ketemu lagi teman-teman di belajar bareng Ubuntu bulan Oktober, tanggal 25 Oktober ini ya.

Update untuk guide instalasinya sudah dibuat oleh Zainal, dan dapat langsung diunduh disini.

48 thoughts on “Instalasi dan Setting Warnet Linux Berbasis Ubuntu oleh Komunitas Ubuntu SumSel

  1. milisdad

    bagus tutorialnya…
    namun ada yg bingung pada hal 6 poin 6 ttg Visudo,
    “Seharusnya kini sudah dapat mematikan (poweroff), reboot, logout dan show up
    (memunculkan billing di client) secara remote langsung dari aplikasi operator.php”
    maksudnya apa ?

    Warnet nya udah didaftarkan ke Infoliunx dan Awali?

    Balas
  2. subair Penulis Tulisan

    @milisdad: maksudnya kalau langkahnya sudah betul, setelah itu dari BiOS si operator bisa melakukan kontrol terhadap komputer klien seperti poweroff, reboot, dll.

    Warnetnya sudah didaftarin ke Infolinux, kemarin Mas Agus sudah email, kalo Awali belum tahu sudah apa belum, hmm entar kita kasih tau pemiliknya aja .. biar daftar langsung🙂. Makasih ya..

    Balas
  3. Ping balik: Nikita.Net the 2nd Ubuntu Warnet at Prabumulih « Teras Belitong Blog

  4. frans

    Pak Subair, saya udah lama pake ubuntu. Tapi selama ini saya tidak bisa mengaktifkan efek dekstopnya. dan kalau saya oprek malah jadi low resolution. gimana tuh?
    dimana saya bisa dpt DVD revository linux?

    Balas
  5. opik

    permisi…
    aku kini lagi mo buka warnet nih…kasusnya..
    1.aku dah insatall windows n linux ubuntu 8.01
    2.tapi kok di linux lum ngonek ke internet sementara di windows dah online gimana donk.
    tolong kasih tau tep by step nya and aku kudu pake software yg mana yg dari linuxnya?ke email enyong_maiel@yahoo.co.id

    Balas
  6. subair Penulis Tulisan

    @frans: Bisa minta informasi lebih lengkap tentang masalahnya, seperti type PC/Laptop, dll. Silahakan aja kirim email langsung ke saya. Tentang DVD Repositori jika Mas di Palembang bisa datang ke tempat saya untuk copy DVD, tapi jika tidak Mas bisa kontak teman-teman lain yang mendistribusikan DVD Repository Ubuntu di seluruh Indonesia.

    @opik: Mas bisa dikasih informasi lebih lengkap tidak tentang warnet yang dibuat, semisa server menggunakan apa, berapa komputer, masalah tidak mau konek ke internet kenapa, dll.

    Balas
  7. Ping balik: Gimana sih cara terbaik mengelola komunitas Linux/FOSS yang Nirlaba itu? « Bair is a geek [??]

  8. Ping balik: Gimana sih cara terbaik mengelola komunitas Linux/FOSS yang Nirlaba itu? | Wong Kito Palembang

  9. subair Penulis Tulisan

    @Fanani Mafatikul Ihsan: Wa’alaikum salam warahmatullah. Di bagian bawah tulisan itu bisa klik untuk ambil ebook-nya Mas. Disitu sudah lengkap kok dari awal sampai akhir langkah-langkahnya, hanya saja disajikan dalam bentuk poin-poin. Silahkan dipelajari dan dicoba dulu, kalau ada yang kurang jelas, jangan ragu-ragu untuk ditanyakan😉.

    Balas
  10. New

    salam kenal semua, saya di Lampung berniat buka warnet dgn linux u/ 10 client.Ada beberapa hal yang saya ingi tanya (saya baru belajar linux):
    1.dgn topologi spt diatas klo tdk posisi router dimana(perlu/tdk)?
    2.applikasi apa aja yang harus ada diserver?
    3.kalo mau pasang printer 2 bh(satu teks,satunya photo)dimana&gimana setingnya?
    mah kasih.

    Balas
  11. subair Penulis Tulisan

    @New: salam kenal juga. Saya coba jawab ya, kalau ada yang salah tolong dikoreksi juga tapinya;
    1. Untuk topologi yang kita pakai pada jaringan internal kita sendiri tidak perlu router, cukup dengan switch. Router lebih untuk menghubungkan antar jaringan.
    2. Aplikasi yang ada di server tergantung kebutuhan, standar yang dibutuhkan adalah firewall, NAT (untuk sharing internet), aplikasi billing dan semua penunjangnya. Sisanya tergantung kebutuhan mau diinstal atau tidak.
    3. 2 Printer terserah mau diinstal di PC mana, idealnya sih di server, soalnya kalo di klien bisa ganggu klien aja🙂 bukan masalah teknis. Asal cukup konektornya aja ke komputer, misal rata-rata printer sekarang memakai USB, ya server harus minimal punya 2 USB port yang kosong. Linux saat ini sudah mendukung dengan sangat baik berbagai macam printer, tapi lebih aman, saat beli cari aja info printer yang sudah pasti berjalan sempurna di Linux. Mo disharing printernya atau tidak, mau ditaruh di 1 PC sekaligus atau tidak, terserah pertimbangan manajemen warnet, yang pasti Linux mendukung, tinggal coba aja, kalo bingung tinggal cari info aja🙂

    Sukses ya warnetnya😀

    Balas
  12. New

    kalau tdk salah berarti semua beban ada di server, ada firewall, NAT dan printer server. ini sih butuh komputer canggih mungkin ? spec rekomendasinya apa ?
    oh ya saya pernah baca ada istilah pengaturan bandwitch ? perlu tidak ? (rencana selain internet klo bisa u/ games)
    mahkasih.

    Balas
  13. subair Penulis Tulisan

    @New: PC dengan spesifikasi processor Dual Core dan RAM 1 GB, sudah cukup kok untuk server dengan Linux. Kalo cuman pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak terlalu besar, cuman tentu saja dengan catatan petugas server/admin/kasirnya tidak sambil ngelakuin kerjaan berat lain, seperti main game 3D dll. Pengaturan bandwith saya rasa untuk warnet kecil tidak perlu aja, kecuali entar memang ditemukan kebutuhan, tinggal cari aja, banyak kok aplikasi ini di linux seperti misalnya HTB-GEN. Tentang game center maaf saya tidak tahu..

    Balas
  14. Ping balik: Belajar Bareng Komunitas Ubuntu-ID SumSel bulan September « Bair is a geek [??]

  15. Ping balik: Yuk Bantu Proyek Buku Gratis Diknas « Bair is a geek [??]

  16. arif rahman

    assalamualaikum mas..
    alhamdulillah juga warnet ubuntu saya sudah berjalan beberapa hari. semoga warnet kita bermanafaat bagi semua.

    Balas
  17. Asenwae

    Apa kabar Mas Subair? saya ‘new’ – Lampung yang ada posting 28 Desember 2008. Dengan bantuan tutorialnya, akhirnya warnet Ubuntu 8.10 dengan 10 pc, tgl 12 April ini dibuka (lama sekali ya mas ?, semua dikerjakan sendiri sembari belajar/beberapa kali bongkar pasang os).
    Mas Subair, sedikit/banyak merepotkan lagi nih, mau tanya :
    – saya tdk bisa reboot/power off/show billing dari server ?
    – gimana cara setting squid proxy s/d firefox (spy lebih kenceng dibanding warnet windows yang ada ditempatku)?
    itu aja mas.
    Sekali lagi terimakasih atas bantuanya dan tutorialnya.

    Salam
    ColourNet
    Jl.A.Yani No. 2046, Wonokarto – Gadingrejo – Tanggamus – Lampung.

    Balas
  18. Ping balik: Pengerjaan Warnet Linux Prabumulih II « Bair is a geek [??]

  19. sholih

    step by step belajar ubuntu trus setting warnet ada referensi nggak blog atau web, maksih banyak sangat bermanfaat

    Balas
  20. andybalong

    buat kakak -kakak senior, aku minta di ajarin dong cara buat warnet kecil-kecilan pake ubuntu. yang aku punya ubuntu 9.04 dan 6 keping repositorynya baru aku beli, tapi makenya gimana ?

    cara buat koneksi internet speedynya aja aku masih bingung, gak ada kontrol panel untuk setupnya.

    bantuin dong, soalnya di daerahku masih awam tentang linux, dan internet speedy aja baru 2 bulan masuk.

    makasih sebelumnya,

    Balas
    1. subair Penulis Tulisan

      @andybalong: Langsung coba aja. Mulai dengan cari tutorial-tutorial dari materi yang ingin dipelajari, kemudian gabung mailing list dan cari teman-teman yang mau belajar bareng atau syukur-syukur sudah bisa.

      Nah kalau ada masalah dan mentok solusinya, cobain aja tanya ke teman-teman, mailing list, dan forum yang membahas masalah itu.

      Intinya dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan, kalo kata teman saya dulu…. orang lain bikin Linux aja bisa, masa’ kita make aja gak bisa🙂

      Semangat ya..🙂

      Balas
    1. subair Penulis Tulisan

      @bion: Di bagian bawah tulisan diatas ada link untuk ambil tutorialnya. Silahkan dipelajari dan dicoba dulu, kalau ada yang kurang jelas, jangan ragu-ragu untuk ditanyakan😉 .

      Balas
  21. andy

    mas-mas master linux, saya butuh bantuan neh untuk setting warnet berbasis linux 9.04 soalnya saya udah beli dvdnya dan repository.
    tapi gak tau cara makainya, mulai dari install sampai tahap pembuatan billingnya bantuin dong mas ?

    soalnya takut kena sweeping

    terima kasih

    Andy
    DOMPU-NTB

    NB : kalo ada yang memiliki buku panduannya saya minta bayar donk, ato ada yang bersedia jadi guru private online saya bantuinya dengan sangat.

    Balas
    1. subair Penulis Tulisan

      @andy: untuk instalasi s/d setting billing warnet secara umum dapat dilihat di tutorial PDF yang bisa didownload diatas.

      Untuk belajar dari awal dan menuntun, baiknya sambil coba-coba searching di internet tutorial untuk pemula, sambil cari buku/ebook pemula dan coba, ada baiknya Mas Andi minta tolong teman di Dompu yang bisa ngajarin atau sekaligus membantu setup warnetnya. Mungkin bisa tanya-tanya teman disana siapa yang bisa, atau di mailing list id-ubuntu@googlegroups.com.

      Balas
  22. eko

    saya salut dengan sodara2 sekalian, benar2 mau membagi ilmu tanpa pamrih ma sekali.. seperti bunda kepada anaknya.
    saya berkeinginan membuka warnet menggunakan linux juga, saya pelajari tutorialnya terlebih dahulu pak.. terimakasih sebelum dan sesudahnya..

    great job.

    Balas
  23. adid

    mas-mas pengembang linux,,
    Apa ada atau mungkin saya yang belum tahu saja, yaitu
    Software yang dapat membagi bandwith secara otomatis,
    misalnya warnet kita punya 10 client, terus warnet dapat bandwit 128 kbps.jika client yang terpakai misalnya cuma 5 , jadi bandwith yg 128 itu terbagi merata ke 5 client tsb secara merata, begitu juga jika ke 10 client terpakai maka bandwith terbagi merata ke 10 client,jadi tidak ada banwith yg sia-sia, dan tidak ada pula user yg dapat sedot bandwith berlebihan apa ada software tsb ?
    mohon bantuanya,,

    terima kasih,

    Balas
  24. Samsul

    Maaf Sebelumnya buat temaan2 yg sudah duluan…!!
    klo di Daerah Lombok ada gk yah yg bs setting warnet linux….mohon di informasikan, soal nya pengen belajar banyak ttg linux khususnya UBUNTU…

    Balas
  25. muh.solikhin

    assalamualaikum,
    wah bikin iri nih ,kapan ado lagi acara yang cak ini.aku sekarang di palembang ,baru buka dan cari2 tentang artikel linux dan sekaligus nak cari temen and komunitas linux di plembang.Kalo ado info terkini mohon di kirim ye.Sebelum dan sesudahnya makasih.
    wasssalam

    Balas
  26. joko

    bro, lam kenal…
    saya newbie nie di linux.. saya minta tolong diajari step by step membangun jaringan lan dengan menggunakan Os lInux.. terutama linux mint/ubuntu.. karena saya bener2 buta soal perintah2 yang ada diconsole linux.. tolong berikan tutorial mensetting ip addres dengan tampilan grafik/gui di linux.. juga dengan console.. saya udah coba membaca banyak referensi dari mana2, tapi g ngerti ngerti.. toloNg ya Mas2 senIOr semua..
    oh Iya satu Lagi, SSh itu apaAn.. gunanya untuk apa, gmn cara nginstalnya, terus menggunakannya gMn.. mF klO kebanyakan nanYanya.. saya Penjaga WarNet dimana warnet yanG saya Jaga mengunakan Os ubuntu LinUx.. maksIh y SeniOr.. toloNg Klo Bisa JawabNya diKriM Ke email saYa Aja.. devirgodzo84@ovi.com
    sekali lGi terimAKsih.. dan MohoN bantuannYa..

    Balas
  27. Ping balik: Fitur Review Wordpress ;) « Belajar# F/OSS >> Kehidupan

  28. ashri naufalia zain

    assalam, saya masih baru bangeet terjun di dunia IT, saya mau nanya, gimana sih cara membangun warnet dengan menggunakan linux? soalnya saya tidak mengerti, tolong sharing ya, terimakasih. wasslm.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s