Oleh-oleh dari seminar The Internasional ICT, Exhibition for Visit Musi 2008, Palembang

Hari Sabtu kemarin (17 Mei 2007) sempat ikut seminar ICT di hotel Horizon yang diadakan oleh Badan Komunikasi dan Informasi (BAKOMINFO), bekerjasama dengan salah satu universitas swasta di Palembang. Secara keseluruhan acaranya cukup baik, pembicaranya juga OK, tempat dan makan-makannya juga OK *ini termasuk yang penting*, dan gratis pula *nah ini yang terpenting hehe*.

Pembicara, The Int'l ICT

Sedikit kekurangan yang tampak (yang tidak tampak saya gak bisa bahas soalnya :D) adalah kurangnya sosialisasi dan format acara yang belum terlalu efisien untuk acara ini. [Gaya dan Mimik Pengamat Wanna Be MODE ON] Alangkah baiknya kalau makin banyak orang yang hadir/diundang (mumpung ada beberapa orang pinter ngomong), sehingga makin banyak yang bisa kecipratan manfaat dan wawasan.

Mungkin karena diadain di hotel berbintang kali’ ya jadi itung-itungan jumlah orang yang hadir, karena tentu saja berbanding lurus dengan katering dll, padahal sebenarnya dengan dikasih ilmu + nasi kotak peserta sudah senang banget (apalagi peserta dari mahasiswa hehe), sedangkan kalo gak enak sama undangan lain, dipisahin jamuan untuk VIP kayak yang sudah umum di acara mantenanšŸ™‚ (padahal acaranya mirip mantenan, lihat aja foto suasana seminar dibawah :D).

Peserta Seminar - The Int'l ICT Palembang

Jadi kebayang kalo ini disumbangin untuk RoadShow Linux untuk Pendidikan yang dikoordinir komunitas, 5 kali roadshow dananya masih lebih kali’ hehhee.

Hmm balik ke masalah oleh-oleh, disini saya gak akan kasih liputan acara standar dan selengkapnya (misal nama pembicara, topik dll), takut mubazir soalnya masa’ gak ada laporan press release dari panitia atau laporan media lokal yang kelihatan ramai meliput acara kemaren. Selain itu untuk isi seminar yang berbau teknis juga gak akan saya tulis disini, karena eh karena… akan jauh lebih bagus dan lengkap kalo mo dapat info teknis dari website atau media lain, ketimbang dapat dari sisa-sisa daya tangkap BairšŸ˜€.

Tapi jangan khawatir, kalian tidak akan Bair biarkan pulang dengan tangan hampa, berikut ini beberapa informasi singkat, quote, tips bagus yang Bair dapat dari kata-kata pembicara yang rasanya cukup layak dibagi (meskipun sebenarnya ini mungkin hal yang umum, cuman Bair aja yang katro’ hehhe);

  • Indonesia adalah negara yang memiliki bahasa lokal terbanyak kedua di dunia, yaitu 750-an bahasa lokal, cuman kalah dari tetangga kita Papua New Guinea yang punya 800 lebih bahasa lokal, ck ck ck.. kayaknya disana nyebrang RT udah ganti bahasa, secara kita lihat dari perbandingan wilayahnya.
  • Info terakhir rangking Sumber Daya Manusia Indonesia adalah 108 dari 177 negara (ada yang punya info ini naik apa turun ya dari sebelumnya?)
  • Untuk rangking ICT, Sumatera Selatan menempati rangkin 8 dari 17 provinsi di Indonesia yang di survei.
  • Di Indonesia ada sekitar 2500 Perguruan Tinggi, 700-an diantaranya mempunyai jurusan Teknologi Informasi (TI). Sedangkan jumlah mahasiswa Indonesia saat ini ada 3 juta, dan yang mengambil jurusan TI ada 10% nya (sekitar 300 ribu orang), yang merupakan nomor 2 setelah jumlah mahasiswa yang mengambil jurusan ekonomi.
  • Di luar negeri pada saat implementasi E-Gov, orang TI yang terlibat hanya sekitar 20%, sedangkan sisanya adalah ahli dari bidang ilmu lain seperti komunikasi dan psikologi.
  • Fungsi TI harus direncanakan dan disesuaikan dengan tujuan dan kebijakan utama dari institusi, tidak asal canggih dan ikut-ikutan, misal kasusnya sesama Bank saja antara BRI dan BCA, dimana ATM Online bagi BRI bisa jadi hanya sebagai nilai tambah saja dan BCA bisa berarti segalanya, dan BRI dan BCA sama-sama berhasil dari sisi pendapatan perusahaan.
  • Tetapkan prioritas, jika kita pikir semua penting maka artinya tidak ada yang penting !!!
  • Teknologi yang sama dengan implementasi yang berbeda bisa sangat berbeda hasilnya. Di Indonesia XL pernah meluncurkan fasilitas untuk mencari tahu letak posisi pemakai nomor XL dengan menggunakan posisi BTS yang digunakan. Hal ini gagal di Indonesia, karena banyak orang yang gak mau diketahui posisinya, misal anak ABG gak mau ketahuan sama orang tuanya, suami-suami banyak yang gak mau ketahuan sama istrinya hehehe. Tapi berbeda dengan yang terjadi di Hongkong misalnya salah satu operator disana menggunakan posisi BTS untuk melacak posisi untuk memberi tahu dimana letak posisi tempat-tempat yang diperlukan seperti restoran dll.
  • Kadang penyakit dari orang TI sering menjelaskan menggunakan istilah teknis komputer ke orang awam yang bukan orang TI, padahal tidak sadar kalau hal itu sama saja seperti menjelaskan kimia menggunakan istilah rumus-rumus kimia organik kepada orang TI ..

Ini dulu aja ya oleh-oleh-nya, masalah sanad, sumber dan referensi, ya tanggung jawab yang kasih seminar hehehe *kidding*, gampang aja kok tinggal dibalikĀ  .. kita sudah tahu datanya tingggal cari sumbernya pakai Om Google kalo emang perlu..

4 thoughts on “Oleh-oleh dari seminar The Internasional ICT, Exhibition for Visit Musi 2008, Palembang

  1. naidy

    wah makasih bair, mjudah2 han kita tambah ngerti, kan aku masih sedikit sekali ngertinya, undangannya terlalu mewah, tapi undangan kurang banyak sih, nggak nyampe ke kita.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s